Perangkat Desa Kali Sari Natar Diduga Bekerjasama Menutupi Penggelapan Dana Bansos BPNT

banner 120x600

Lampung Selatan, Seminung.com – Dugaan penggelapan dana bantuan sosial (bansos) terjadi di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) tidak mengetahui mendapatkan Bantuanpangan Non Tunai (BPNT), bahkan ada pula yang telah meninggal ternyata mendapatkan bantuan.

Kadus kali asin 3 Sutrisno saat dihubungi menegaskan benar adanya keluarga penerima manfaat adalah Ibu Jani (66) menerima bantuan namun sudah meninggal dunia pada 2025. Kasus serupa juga dialami keluarga almarhum Kiban (68) yang meninggal tahun 2021.

‘”ya betul tapi sudah selesai masalah orang dua itu. Sudah damai secara kekeluargaan dan secara tertulis diatas materai” jelas Sutrisno

Cara yang digunakan perangkat menggelapkan bantuan tersebut dengan mengambil dan mengumpulkan Kartu ATM prasejahtera para penerima bantuan.

Kepala desa Sutikno bersama perangkat desa lainnya berusaha menutupi adanya persoalan ini, modus yang digunakan dengan menemui keluarga penerima bantuan dan berdamai melalui surat pernyataan bermaterai.

Hal yang sama juga diungkapkan Kadus Dusun Banjar Sari Sugianto yang menjelaskan ada warganya bernama Ibu Ngaliah, mengalami hal serupa kartu ATM prasejahtera dari RT ternyata saldonya sudah berkurang dari jumlah yang seharusnya didapat

ada juga kasus yang sama atas nama Ronosumadi (100), warga RT 17 Dusun Banjar Sari 1. Dirinya Tidak mengetahui mendapatkan bantuan tesebut.

“Kami warga meminta adanya verifikasi ulang terkait penerima bantuan di wilayah desa kali sari sehingga tepat sasaran,” kata Sugiarto

Seluruh masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum(APH) segera menindak tegas dugaan penggelapan dana bansos BPNT, dan pemotongan dana bantuan di Desa Kalisari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *