Pemprov Lampung Ajak ASN dan Masyarakat Berdonasi bagi Korban Banjir

banner 120x600

Lampung—Pemerintah Provinsi Lampung membuka penggalangan dana untuk membantu warga terdampak banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kebijakan ini diputuskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Marindo menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk membangun kepedulian bersama bagi masyarakat di tiga provinsi tersebut.

“Kami sangat prihatin atas bencana ini. Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur meminta kami menyiapkan mekanisme bantuan yang bisa diikuti pemerintah dan masyarakat Lampung,” ujar Marindo di lobi kantor gubernur.

Pemprov menetapkan Rekening Bumbung Kemanusiaan DP Korpri Lampung di Bank Lampung sebagai sarana resmi untuk menghimpun donasi dari ASN dan warga.

Detail rekening:
Bank Lampung – 380.000.500.94.87
A.n. Bumbung Kemanusiaan DP Korpri Lampung
Bukti transfer dapat dikirim ke WhatsApp 0822-6938-5911 (Lidya Napitupulu)

Rekening ini menjadi jalur resmi penyaluran bantuan dari ASN, OPD, guru, tenaga kesehatan, kampus, dan masyarakat. Seluruh donasi akan diumumkan setiap hari pukul 15.00 WIB dan kemudian disalurkan langsung ke rekening pemerintah daerah di provinsi yang terdampak banjir.

Marindo menambahkan bahwa bantuan hanya diterima dalam bentuk dana tunai sesuai koordinasi antara BPBD Lampung dan BPBD wilayah bencana, serta menegaskan bahwa donasi ini tidak bersifat wajib.

“Tidak ada paksaan. Ini murni ajakan untuk menunjukkan empati sebagai sesama manusia dan sesama bangsa,” tegasnya.

Pemprov Lampung juga mengundang pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan berbagai lembaga untuk turut serta mendukung pemulihan di daerah yang terkena dampak.

Masa pengumpulan donasi akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi tanggap darurat dan proses pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemprov berharap dana yang terkumpul dapat membantu meringankan beban para korban dan menjadi simbol solidaritas masyarakat Lampung bagi warga Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *