Jakarta, Seminung.com – Pantauan di kawasan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu siang (11/6/2025) menunjukkan massa aksi dari tiga organisasi melanjutkan demonstrasi usai menggelar unjuk rasa di Kejaksaan Agung. Konsentrasi massa mulai terlihat sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa berbagai atribut dan spanduk yang menyoroti dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia.
Massa aksi menyuarakan desakan agar KPK segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas skandal dugaan penyelewengan dana CSR senilai Rp1,6 triliun. Dana tersebut semestinya diperuntukkan bagi program sosial seperti beasiswa pendidikan dan pemberdayaan UMKM, namun diduga tidak sampai ke masyarakat penerima manfaat sebagaimana mestinya.
Dokumen pernyataan yang dibawa oleh massa menyebutkan keterlibatan tiga anggota DPR RI asal Lampung yang dinilai perlu diperiksa oleh KPK. Ketiganya disebut masih aktif menjabat dan menjadi sorotan dalam aksi ini karena dianggap mencoreng nama baik daerah asal mereka.
Dalam pantauan di lokasi, massa aksi secara bergantian melakukan orasi di depan gerbang utama Gedung KPK sambil menyerukan tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam proses hukum. Tiga organisasi penggerak aksi juga menegaskan pentingnya pemanggilan terhadap nama-nama yang disebut dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Aparat kepolisian terlihat mengawal jalannya aksi dengan penjagaan ketat, namun situasi berlangsung kondusif. Massa terlihat tertib menyampaikan aspirasinya hingga menjelang sore.
Sampai berita ini disusun, belum terlihat perwakilan KPK yang menemui massa secara langsung. Tidak ada pernyataan resmi dari pihak lembaga antirasuah yang diberikan di lokasi aksi. (*)













