Bandarlampung, Seminung.com – Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Asroni Paslah, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias, Minggu (9/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Asroni menyoroti fenomena terkikisnya nilai-nilai Pancasila di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Ia menilai bahwa perkembangan dunia digital membawa dampak positif sekaligus negatif terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Menurut Asroni, tanpa disadari, budaya gotong royong dan kebiasaan berdiskusi yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia mulai memudar akibat dominasi penggunaan handphone dan media sosial.
“Kita harus mampu mengurangi dampak negatif dari sisi teknologi dan dunia maya, termasuk dari platform seperti TikTok, Shopee, dan sebagainya,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Asroni juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Ia mencontohkan isu yang sempat viral terkait kasus perundungan di SMP Negeri 13 Bandarlampung. Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar.
“Karena itu, kita tidak boleh langsung percaya pada konten-konten yang muncul di media sosial. Banyak di antaranya yang tidak sesuai dengan fakta. Kita harus bisa menyaring dan memverifikasi kebenaran setiap informasi yang kita terima,” tegasnya.
Melalui kegiatan PIP-WK ini, Asroni berharap masyarakat, terutama para ibu rumah tangga, dapat memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. (*)













