SEMINUNG.COM – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, memaparkan visi strategis pembangunan ibu kota Provinsi Lampung menuju tahun 2026. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan perlunya transformasi besar untuk mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai religius.
Hal tersebut disampaikan Agus saat ditemui di ruang kerja Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Selasa (30/12/2025). Ia menyebut “Resolusi Bandar Lampung 2026” sebagai momentum penting untuk mendorong perubahan di berbagai sektor pembangunan.
“Bandar Lampung menuju kota modern yang religius dan sejahtera. Semoga visi ini bisa menjadi nyata dan membawa kebaikan bagi seluruh warga,” ujar Agus Djumadi.
Menurut Agus, pembangunan fisik di masa mendatang harus dirancang secara berkelanjutan dan tidak mengesampingkan aspek ekologi. Ia mendorong hadirnya infrastruktur modern yang ramah lingkungan serta berpihak pada kelestarian alam.
“Harapannya bisa membawa perubahan positif di semua bidang, baik infrastruktur yang berpihak pada kelestarian lingkungan, pendidikan, kesehatan, maupun sektor pembangunan lainnya,” tuturnya.
Agus menargetkan terciptanya lingkungan kota yang lebih hijau, bersih, dan didukung fasilitas publik yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai kualitas infrastruktur akan berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup warga kota.
Selain pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi fokus utama. Agus optimistis perbaikan infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan warga Bandar Lampung.
Tak kalah penting, ia menekankan perlunya menjaga keseimbangan sosial dan spiritual dalam pembangunan kota. Menurutnya, kemajuan modern tidak boleh menghilangkan identitas dan karakter masyarakat.
“Religius dalam arti kota ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan toleransi. Sejahtera dalam arti ekonomi, sosial, dan lingkungan yang baik. Kita ingin masyarakat yang lebih sejahtera, bahagia, dan religius,” pungkasnya.
Selain itu, transformasi Bandar Lampung juga diharapkan menyentuh sektor budaya dan pariwisata agar berkembang lebih optimal. Dengan demikian, Bandar Lampung diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan menjadi salah satu kota unggulan di tingkat nasional. (***)













